“Apa kamu pernah berbohong?” tanya Rene di meja makan. Martha masih
senyap berada dalam kamarnya, menangisi hidup putrinya. “Aku, aku bukan seseorang yang sempurna. Jadi aku tak pantas
menjawabnya.” Ujar Eric tersenyum. “Kamu...
kenapa sekarang bicara mu penuh dengan tanya.” Ledek Rene melahap nasi di
sendok tangan nya. “Apa yang kamu
pikirkan dengan pertanyaan konyol itu.” jawab Eric sambil menenggak jus
jeruk. Pria itu berdiri, meletakan piring kotor di dalam wastafel. Kembali
duduk dan mendengarkan kembali ucapan Rene yang kosong. Pagi itu, pertama
kalinya mereka saling memandang tanpa arti.
“Kebohongan pertama dan
kebohongan-kebohongan selanjutnya... Aku berbohong untuk menemui mu, aku
berbohong untuk tidak memikirkan mu, aku berbohong untuk tidak cemburu, aku
berbohong untuk tidak mengakui mu, aku berbohong untuk tidak mencintaimu...
bahkan aku berbohong untuk tidak kehilangan mu.”
{RENE STAR}
Tidak ada komentar:
Posting Komentar