Sabtu, 23 November 2013

Sepenggal FOOL HOUSE 1


“Apa yang kamu lakukan? Kenapa selalu menganggukan kepala mu? Kenapa tidak mengatakan sesuatu atau bahkan memeluk aku?” Ujar Melisa kali ini dengan menangis. “Berhenti...” Ujar Allan. Mobil itu terhenti sekali lagi di tepian jalan. Allan memeluk gadis sempurna itu dengan kebodohan nya. Sesaat Melisa terbawa suasana, dia hanya diam saja. “Apa yang kamu lakukan! Dasar otak mesum!” Ujar Melisa berteriak sambil memukuli pundak Allan. “Sakit...” Gumam Allan. “Oh ya ampun, maaf-maaf aku tidak bermaksud menyakitimu. Aku hanya benci dengan mu sekarang, aku hanya semakin benci dengan mu Allan. Kalau saja kita tidak saling kenal, kalau saja saat SD dulu aku tidak pernah bertemu Andre. Mungkin aku akan menjadi gadis waras.” Ujar Melisa kembali membanting setir dan menginjak rem nya dengan keras.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar